FAUZIAH, AMALIA (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP CALON NOTARIS MAGANG DALAM KETERLIBATANNYA PADA PEMBUATAN AKTA OTENTIK DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG JABATAN NOTARIS STUDI PADA KANTOR NOTARIS KOTA BIMA. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA_FAUZIAH AMALIA_NIM 2022F1A056_HUKUM.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan perlindungan hukum bagi calon notaris magang dalam pembuatan akta autentik berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris serta menganalisis implementasi perlindungan hukum terhadap calon notaris magang dalam praktik pembuatan akta autentik di Kota Bima beserta hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya pengaturan yang secara khusus dan komprehensif mengatur kedudukan hukum, batas kewenangan, serta bentuk perlindungan hukum bagi calon notaris magang yang terlibat dalam proses penyusunan akta autentik. Padahal dalam praktiknya, calon notaris magang sering dilibatkan dalam penyusunan dan penelaahan akta sehingga rentan menghadapi risiko hukum apabila terjadi kesalahan dalam proses pembuatan akta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dan empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan sosiologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, observasi, dan wawancara dengan notaris pembimbing serta calon notaris magang di Kota Bima. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi calon notaris magang belum diatur secara jelas dalam Undang-Undang Jabatan Notaris maupun peraturan pelaksana lainnya. Calon notaris magang hanya memiliki kewajiban menjaga kerahasiaan akta, sedangkan pengaturan mengenai batas kewenangan, tanggung jawab hukum, dan bentuk perlindungan hukum masih mengalami ketidakjelasan norma. Dalam praktiknya, perlindungan hukum dilakukan melalui pembinaan dan pengawasan oleh notaris pembimbing, namun pelaksanaannya belum optimal karena belum adanya standar sistem magang yang seragam serta belum jelasnya pembagian tanggung jawab hukum apabila terjadi kesalahan dalam proses pembuatan akta autentik.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | calon notaris magang, perlindungan hukum, akta autentik, notaris | |||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 347 Hukum acara perdata dan pengadilan 300 Ilmu Sosial > 346 Hukum Privat, Hukum Perdata |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Hukum > Hukum > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
| Depositing User: | Fauziah Amalia | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 09:19 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Aug 2026 09:19 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15620 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
