EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERIODE 2025

CINDY, APRILIANI (2026) EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERIODE 2025. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit penyerta yang sering menyertai diabetes melitus (DM) tipe 2 dan dapat meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular, sementara penelitian terdahulu di RSUD Kota Depok menunjukkan masih terdapat ketidaktepatan dosis dan frekuensi pemberian obat antihipertensi yang hanya sesuai sebesar 55,38%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat antihipertensi serta mengevaluasi ketepatan penggunaannya berdasarkan ketepatan pemilihan obat, ketepatan pasien, ketepatan dosis, dan ketepatan frekuensi pada pasien DM tipe 2 dengan hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Nusa Tenggara Barat periode 2025, dengan ruang lingkup berupa data rekam medis pasien rawat inap pada periode Januari–Desember 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) secara retrospektif menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien. Sampel penelitian berjumlah 85 catatan medis yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling serta memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan dievaluasi kesesuaiannya terhadap standar terapi hipertensi yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi kombinasi lebih banyak digunakan (50 pasien; 58,82%) dibandingkan monoterapi (35 pasien; 41,18%), dengan amlodipine dan kandesartan sebagai obat yang paling banyak digunakan. Hasil evaluasi menunjukkan ketepatan pemilihan obat sebesar 98% (83 pasien), ketepatan pasien 74% (63 pasien), ketepatan dosis 100% (85 pasien), dan ketepatan frekuensi 100% (85 pasien). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan obat antihipertensi pada pasien DM tipe 2 dengan hipertensi di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat periode 2025 telah menunjukkan kesesuaian yang tinggi terhadap standar terapi hipertensi, meskipun masih ditemukan ketidaktepatan pada aspek ketepatan pasien.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorNURSELA, HIJRIANInuptk3336771672230283
Thesis advisorBAIQ, NURBAETYnidn0829039001
Uncontrolled Keywords: diabetes melitus tipe 2, hipertensi, antihipertensi, evaluasi penggunaan obat
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 610 Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan, dan Ilmu Kesehatan > 610.1 Filsafat dan Teori Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Depositing User: Cindy Apriliani
Date Deposited: 24 Aug 2026 01:52
Last Modified: 24 Aug 2026 01:52
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15494

Actions (login required)

View Item View Item