KEWENANGAN PENGADILAN AGAMA GIRI MENANG DALAM PENYELESAIAN SENGKETA EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus di Pengadilan Agama Giri Menang)

M., TAQIYUDDIN (2026) KEWENANGAN PENGADILAN AGAMA GIRI MENANG DALAM PENYELESAIAN SENGKETA EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus di Pengadilan Agama Giri Menang). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA_M. TAQIYUDDIN_NIM 2022 F1A253_HUKUM.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan Pengadilan Agama dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah menurut peraturan perundang-undangan di Indonesia, pelaksanaan kewenangan Pengadilan Agama Giri Menang dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah, serta pertimbangan hukum hakim dalam Penetapan No. 1/Pdt.G.S/2025/PA.GM ditinjau dari aspek kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif-empiris dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan penelitian lapangan berupa wawancara dengan Wakil Ketua Pengadilan Agama Giri Menang dan panitera. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menghubungkan ketentuan hukum dengan fakta empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan Pengadilan Agama dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah memiliki dasar hukum yang kuat berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 1989 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 3 Tahun 2006 dan Undang-Undang No. 50 Tahun 2009, Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, Putusan Mahkamah Konstitusi No. 93/PUU-X/2012, serta Peraturan Mahkamah Agung No. 14 Tahun 2016. Pelaksanaan kewenangan Pengadilan Agama Giri Menang telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dalam Penetapan No. 1/Pdt.G.S/2025/PA.GM, hakim menyatakan gugatan bukan gugatan sederhana karena tidak memenuhi persyaratan hukum acara, sehingga penyelesaiannya harus dilakukan melalui mekanisme gugatan biasa. Pertimbangan hukum hakim telah mencerminkan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan melalui penerapan hukum acara secara konsisten serta tetap memberikan perlindungan terhadap hak para pihak.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorIMAWANTO, IMAWANTOnidn0825038101
Thesis advisorSAHRUL, SAHRULnidn0831128107
Uncontrolled Keywords: Pengadilan Agama, Sengketa Ekonomi Syariah, Kewenangan, Gugatan Sederhana, Pertimbangan Hakim
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 347 Hukum acara perdata dan pengadilan
300 Ilmu Sosial > 346 Hukum Privat, Hukum Perdata
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: M Taqiyuddin
Date Deposited: 21 Aug 2026 05:46
Last Modified: 21 Aug 2026 05:46
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15283

Actions (login required)

View Item View Item