COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN PADA DESTINASI WISATA PANTAI KURANJI TAHUN 2025

ZHELIN, TRI SAH BILLAH (2026) COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN PADA DESTINASI WISATA PANTAI KURANJI TAHUN 2025. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILATY CHEK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis collaborative governance dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan pada Destinasi Wisata Pantai Kuranji, Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pengelolaan Pantai Kuranji yang ditandai dengan lemahnya koordinasi antar stakeholder, keterbatasan fasilitas, pengelolaan sampah yang belum maksimal, serta belum terintegrasinya peran pemerintah, masyarakat, pengelola wisata, dan pelaku usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Analisis dilakukan menggunakan model collaborative governance Ansell dan Gash yang meliputi starting conditions, institutional design, facilitative leadership, dan collaborative process, serta dikaitkan dengan prinsip pariwisata berkelanjutan pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap stakeholder yang terlibat dalam pengelolaan Pantai Kuranji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa collaborative governance di Pantai Kuranji telah berjalan melalui koordinasi, komunikasi, pembagian peran, dan keterlibatan pemerintah desa, Dinas Pariwisata, Pokdarwis, masyarakat, serta pelaku usaha. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena masih terdapat kelemahan dalam koordinasi, komunikasi, pemerataan keterlibatan stakeholder, dan penguatan kelembagaan. Faktor pendukung meliputi komitmen stakeholder, partisipasi masyarakat, dan potensi wisata Pantai Kuranji, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi dan komunikasi, serta belum adanya mekanisme kolaborasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, penguatan koordinasi, kelembagaan, komunikasi, dan pembagian peran antar stakeholder diperlukan untuk mendukung pengembangan pariwisata Pantai Kuranji yang lebih partisipatif dan berkelanjutan

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorIWAN, TANJUNG SUTARNAnidn0806058402
Thesis advisorYUDHI, LESTANATAnidn082718801
Uncontrolled Keywords: Collaborative Governance, Pariwisata Berkelanjutan, Stakeholder, Pantai Kuranji
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 321 Sistem Pemerintahan & Negara
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Zhelin Tri Sah Billah
Date Deposited: 20 Aug 2026 07:50
Last Modified: 20 Aug 2026 07:50
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15266

Actions (login required)

View Item View Item