ILMIAH, RAMADHANI (2026) KAJIAN FARMASI BIOKIMIA MELALUI ANALISIS SPEKTROSKOPIK GANDA : STUDI TERHADAP MINERAL ESENSIAL DAN KALSIUM KARBONAT TULANG SOTONG. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Tulang sotong (Sepia sp.) merupakan limbah biomassa laut yang mengandung kalsium karbonat dan mineral esensial serta berpotensi dikembangkan sebagai sumber biomineral alami. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi gugus fungsi kalsium karbonat (CaCO₃) menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), menentukan kadar natrium (Na), kalsium (Ca), magnesium (Mg), dan besi (Fe) menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), serta mengkaji potensinya sebagai biomineral pendukung mekanisme imunomodulator. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental laboratorium. Sampel tulang sotong yang diperoleh dari kawasan pesisir Pantai Loang Baloq, Mataram, dipreparasi melalui proses pembersihan, pengeringan, penghalusan, dan pengayakan. Analisis FTIR dilakukan untuk mengidentifikasi gugus fungsi penyusun CaCO₃, sedangkan analisis AAS dilakukan setelah destruksi sampel menggunakan variasi volume H₂SO₄, yaitu 8 ml (S1), 11 ml (S2), dan 14 ml (S3). Hasil FTIR menunjukkan pita serapan karbonat pada bilangan gelombang 1473,7 cm⁻¹, 1082,65 cm⁻¹, 856,74 cm⁻¹, 712,80 cm⁻¹, dan 699,80 cm⁻¹ yang mengonfirmasi dominasi kalsium karbonat fase aragonit. Hasil AAS menunjukkan kadar Na tertinggi pada S1 sebesar 632,20 mg/g, kadar Ca tertinggi pada S2 sebesar 16,53 mg/g, serta kadar Mg dan Fe tertinggi pada S3 masing-masing sebesar 1,39 mg/g dan 4,87 mg/g. Berdasarkan hasil tersebut, tulang sotong memiliki karakteristik biomineral berbasis kalsium karbonat yang diperkaya mineral esensial dan berpotensi mendukung mekanisme imunomodulator. Namun, pengujian biologis secara in vitro dan in vivo masih diperlukan untuk membuktikan aktivitas imunomodulatornya secara langsung.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tulang sotong, FTIR, AAS, mineral esensial, imunomodulator | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 615 Farmakologi dan Terapi Farmakologi > 615.4 Farmasi Praktis | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi | |||||||||
| Depositing User: | ILMIAN RAMADHANI | |||||||||
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 07:44 | |||||||||
| Last Modified: | 20 Aug 2026 07:44 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15238 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
