ANALISA KAPASITAS DUKUNG SUBGRADE TANAH MENGGUNAKAN UJI CBR PADA CAMPURAN TANAH PASIR BERLEMPUNG DAN LIMBAH BAN BEKAS (Studi kasus: Dusun Emete Kecamatan Pujut Lombok Tengah)

AYU, AMELIA PUTRI (2026) ANALISA KAPASITAS DUKUNG SUBGRADE TANAH MENGGUNAKAN UJI CBR PADA CAMPURAN TANAH PASIR BERLEMPUNG DAN LIMBAH BAN BEKAS (Studi kasus: Dusun Emete Kecamatan Pujut Lombok Tengah). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
similarity check.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Tanah memiliki peran penting dalam kestabilan bangunan, khususnya sebagai lapisan tanah dasar (subgrade) pada konstruksi jalan. Tanah pasir berlempung memiliki sifat plastis sedang dengan daya dukung relatif rendah serta sensitif terhadap perubahan kadar air, sehingga memerlukan upaya stabilisasi untuk meningkatkan kapasitas dukungnya. Salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan adalah limbah ban bekas (LBB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan limbah ban bekas terhadap peningkatan nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah pasir berlempung pada kondisi non-rendaman dan rendaman. Metode penelitian yang digunakan adalah pengujian California Bearing Ratio (CBR) untuk menentukan nilai daya dukung tanah sebagai parameter utama dalam perencanaan lapisan perkerasan jalan. Pengujian dilakukan terhadap sampel tanah yang telah dicampur limbah ban bekas (LBB) dengan variasi kadar 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% terhadap berat kering tanah, guna menganalisis pengaruh penambahan LBB terhadap perubahan nilai CBR serta peningkatan kapasitas dukung tanah. Tanah yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Dusun Emete, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Seluruh proses pengujian dilaksanakan di laboratorium dengan mengacu pada standar pengujian CBR yang berlaku, baik dalam kondisi tanpa rendaman (unsoaked) maupun rendaman (soaked), untuk memperoleh gambaran karakteristik tanah pada kondisi kering dan jenuh air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah dari Dusun Emete, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah memiliki kadar air tanah asli sebesar 46,41%, berat volume 1,24 gr/cm³, berat jenis (Gs) 2,22 gr/cm³, lolos saringan No.200 sebesar 44,72%, batas cair (LL) 48,76%, dan batas plastis (PL) 30,54%, plastisitas indeks (PI) 18,21%. Sifat mekanik tanah asli menunjukkan nilai berat volume kering maksimum (MDD) 1,301 gr/cm³, kadar air optimum (OMC) 18,58%, serta berdasarkan klasifikasi USCS termasuk kelompok SC (pasir berlempung). Nilai CBR non-rendaman tanah asli sebesar 7,34% meningkat menjadi 17,215% pada variasi campuran 2,5% dan mencapai nilai maksimum sebesar 22,335% pada variasi 5%, kemudian mengalami penurunan pada variasi 7,5% sebesar 19,395% sedangkan pada variasi 10% Kembali mengalami penurunan sebesar 15,85%. Begitupun pada kondisi rendaman, nilai CBR tanah asli sebesar 4,315% meningkat menjadi 8,185% pada campuran 2,5% dan mencapai nilai optimum sebesar 10,54% pada campuran 5%, kemudian mengalami penurunan pada variasi 7,5% sebesar 9,11% sedangkan pada variasi 10% kembali mengalami penurunan sebesar 6,58%. Dengan demikian, penambahan limbah ban bekas sebesar 5% merupakan kadar optimum yang efektif dalam meningkatkan kapasitas dukung tanah pasir berlempung, sehingga berpotensi digunakan sebagai material stabilisasi alternatif pada konstruksi perkerasan jalan.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorHeni, Pujiastutinidn0828087201
Thesis advisorTitik, Wahyuningsihnidn0819097401
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Tanah Pasir Berlempung, Limbah Ban Bekas, Stabilisasi Tanah, Optimum, CBR.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Ayu Amelia Putri
Date Deposited: 19 Aug 2026 06:56
Last Modified: 21 Aug 2026 01:23
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15164

Actions (login required)

View Item View Item