FANATISME FANS K-POP DAN PERILAKU KONSUMTIFNYA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH

NUR, SAFRIA HALILLAH (2026) FANATISME FANS K-POP DAN PERILAKU KONSUMTIFNYA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin berkembangnya budaya populer Korea Selatan (K-Pop) di Indonesia yang tidak hanya memengaruhi gaya hidup, tetapi juga membentuk perilaku konsumsi para penggemarnya. Tingginya tingkat fanatisme terhadap idola mendorong sebagian penggemar melakukan berbagai aktivitas konsumsi, seperti membeli album, merchandise, photocard, tiket konser, serta produk yang dipromosikan oleh idolanya. Fenomena tersebut berpotensi menimbulkan perilaku konsumtif yang bertentangan dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk fanatisme fans K-Pop dan perilaku konsumtifnya dalam perspektif ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan desain studi kasus. Penelitian dilaksanakan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu penggemar K-Pop beragama Islam yang aktif mengikuti perkembangan K-Pop dan memiliki pengalaman membeli produk-produk K-Pop. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fanatisme penggemar K-Pop umumnya masih berada dalam batas yang wajar dan diwujudkan melalui kesetiaan terhadap idola, keterikatan emosional, serta partisipasi dalam komunitas fandom. Namun, fanatisme tersebut turut mendorong perilaku konsumtif berupa pembelian album, merchandise, photocard, dan berbagai produk K-Pop yang lebih didasarkan pada keinginan daripada kebutuhan. Dalam perspektif ekonomi syariah, perilaku konsumsi tersebut dapat dibenarkan apabila dilakukan secara proporsional, memberikan kemaslahatan, serta tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan pokok. Sebaliknya, konsumsi yang berlebihan hingga mengarah pada perilaku israf dan tabdzir bertentangan dengan prinsip keseimbangan, kemanfaatan, dan tanggung jawab dalam pengelolaan harta. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian diri, literasi keuangan, dan pemahaman yang lebih baik mengenai prinsip konsumsi Islam agar aktivitas konsumsi tetap berada dalam batas yang dibenarkan syariat.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorZAENAFI, ARIANInidn0804068201
Thesis advisorSAHMAN, SAHMANnidn0801019303
Uncontrolled Keywords: Fanatisme, Fans K-Pop, Perilaku Konsumtif, Ekonomi Syariah.
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 330 Ekonomi
Divisions: Fakultas Agama Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Nur Safria Halillah
Date Deposited: 14 Aug 2026 03:13
Last Modified: 14 Aug 2026 03:13
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15037

Actions (login required)

View Item View Item