M., RIAN FIRMANSYAH (2026) ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB ANTARA PRODUSEN DENGAN DISTRIBUTOR DALAM PERJANJIAN BAGI HASIL ATAS PENJUALAN MAKANAN RINGAN (Studi di Toko Yuni Buah dan Toko Gerai Syarii Maryam Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA_M RIAN FIRMANSYAH_NIM 2022F1A238_HUKUM.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum perdata mengenai perjanjian bagi hasil antara produsen dan distributor dalam penjualan makanan ringan serta menganalisis bentuk tanggung jawab para pihak dan penyelesaian sengketa apabila terjadi wanprestasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan sosiologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara di Toko Gerai Syarii Maryam dan Toko Yuni Buah, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian bagi hasil dalam penjualan makanan ringan belum diatur secara khusus dalam hukum positif Indonesia sehingga tunduk pada ketentuan umum hukum perjanjian dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, khususnya Pasal 1233, Pasal 1313, Pasal 1320, Pasal 1338, Pasal 1238, dan Pasal 1243. Perjanjian tersebut merupakan perjanjian tidak bernama (onbenoemde overeenkomst) yang tetap memiliki kekuatan hukum sepanjang memenuhi syarat sah perjanjian. Tanggung jawab distributor meliputi memasarkan barang, menjaga barang titipan, menyerahkan hasil penjualan kepada produsen, serta mengembalikan barang yang tidak terjual. Penelitian juga menemukan adanya wanprestasi pada Toko Gerai Syarii Maryam berupa tidak diserahkannya hasil penjualan kepada produsen. Penyelesaian sengketa dilakukan melalui musyawarah sebagai upaya utama dan dapat dilanjutkan melalui jalur non-litigasi maupun litigasi apabila tidak tercapai kesepakatan. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa perjanjian bagi hasil secara lisan tetap sah menurut hukum, namun memiliki kelemahan dalam pembuktian apabila terjadi wanprestasi. Oleh karena itu, disarankan agar para pihak menggunakan perjanjian tertulis sederhana disertai pencatatan administrasi yang baik untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi produsen maupun distributor.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Distributor, Perjanjian Bagi Hasil, Produsen, Tanggung Jawab Hukum, Wanprestasi | |||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 347 Hukum acara perdata dan pengadilan 300 Ilmu Sosial > 346 Hukum Privat, Hukum Perdata |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Hukum > Hukum > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
| Depositing User: | M.Rian Firmansyah | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 02:01 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Aug 2026 02:01 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14978 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
