NASARUDDIN, NASARUDDIN (2026) MODEL TATA KELOLA HUKUM PERJANJIAN KREDIT PERBANKAN DALAM MENDUKUNG GREEN BANKING DAN KEUANGAN BERKELANJUTAN. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER - DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CEK NASRUDIN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka hukum dan praktik perjanjian kredit pembiayaan proyek Natural-Carbon-Capture berbasis solusi alam dalam mendukung implementasi green banking dan keuangan berkelanjutan, menganalisis peran standar Measurement, Reporting, and Verification (MRV), kelembagaan proyek, dan mekanisme bagi hasil berbasis kinerja bagi masyarakat lokal, serta merumuskan model tata kelola hukum perjanjian kredit perbankan yang menjamin kepastian hukum pembiayaan dan keseimbangan kontraktual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan sosiologi hukum. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan klasifikasi, reduksi, koding, dan kategorisasi, dengan validasi menggunakan triangulasi data serta analisis preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, implementasi Green Banking di Indonesia telah memiliki dasar hukum melalui POJK Nomor 51/POJK.03/2017 yang mewajibkan lembaga perbankan menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan dalam penyaluran kredit. Namun, pengaturannya masih bersifat umum sehingga belum memberikan kepastian hukum terhadap pembiayaan proyek Natural-Carbon-Capture. Kedua, standar Measurement, Reporting, and Verification (MRV) merupakan instrumen penting dalam menjamin kredibilitas proyek karbon, tetapi belum terintegrasi secara optimal dalam sistem analisis risiko kredit maupun mekanisme benefit sharing berbasis kinerja bagi masyarakat lokal. Ketiga, penelitian menemukan belum adanya pengaturan yang komprehensif mengenai kriteria pembiayaan hijau, manajemen risiko Environmental, Social, and Governance (ESG), serta mekanisme pengawasan dan sanksi yang efektif. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian menawarkan model tata kelola hukum perjanjian kredit perbankan yang mengintegrasikan prinsip Green Banking, standar MRV, manajemen risiko ESG, dan mekanisme pembagian manfaat yang berkeadilan sebagai upaya memperkuat kepastian hukum dan mendukung implementasi keuangan berkelanjutan di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Masters) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Model, Tata Kelola Hukum, Kredit Perbankan, Green Banking, Keuangan Berkelanjutan | |||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 340 Hukum | |||||||||
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Hukum > Tesis | |||||||||
| Depositing User: | Nasaruddin Nasaruddin | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 03:26 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 03:26 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14957 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
