YULIANA, YULIANA (2026) BAHASA SINDIRAN DALAM WACANA POLITIK DARING DAN IMPLIKASINYA TERHADAP DEMOKRASI DIGITAL. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini berjudul Bahasa Sindiran dalam Wacana Politik Daring dan Implikasinya terhadap Demokrasi Digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan dan mendeskripsikan bentuk-bentuk Bahasa sindiran dalam wacana politik daring serta menganalisis implikasinya terhadap demokrasi digital Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang berfokus pada pemaknaan dan interpretasi data kolom komentar akun TikTok Kompas TV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui Teknik Simak dan catat terhadap komentar warganet yang mengundang unsur Bahasa sindiran Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data serta penyajian dan analisis data untuk menafsirkan makna tersirat, implikatur, dan konotasi politik dari ujaran sindiran, dengan didukung pedoman analisis pragmatic dan Critical Discourse Analysis (CDA). Hasil penelian menujukkan bahwa terdapat empat bentuk Bahasa sindiran yang digunakan warganet dalam merespons isu-isu politik, yaitu ironi, sarkasme, sisnisme, dan parodi. Dari total 20 data yang dianalisis, ironi merupakan bentuk yang paling dominan dengan 7 data (35%), diikuti sarkasme sebanyak 6 data (30%), sinisme sebanyak 4 data (20%), dan parodi sebanyak 3 data (15%) . Bahasa sindiran dalam wacana politik daring menjalankan fungsi retoris sebagai sarana kritik sosial, pembentukan identitas dan solidaritas kelompok, serta negosiasi makna dalam ruang public digital. Selaian itu, penggunaan Bahasa sindiran memiliki implikasi digital, di satu sisi memperluas partisipasi politik dan literasi Masyarakat, namun disisi lain berpotensi menimbulkan polarisasi opini dan erosi kepercayaan terhadap istitusi demokrasi apabila tidak disertai literasi digital dan etika komunikasi yang memadai.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Bahasa Sindiran Wacana Politiak Daring, Demokrasi Digitral | |||||||||
| Subjects: | 800 Kesusastraan > 807 Pendidikan, penelitian | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
| Depositing User: | Yuliana Yuliana | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 03:43 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Aug 2026 03:43 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14948 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
