KAJIAN YURIDIS PENETAPAN ZONA KULINER HALAL, AMAN DAN SEHAT (KHAS) DAN IMPLEMENTASI INDUSTRI HALAL DI NTB BERBASIS KEPASTIAN HUKUM

SOVI, SANTRI SUSANTI (2025) KAJIAN YURIDIS PENETAPAN ZONA KULINER HALAL, AMAN DAN SEHAT (KHAS) DAN IMPLEMENTASI INDUSTRI HALAL DI NTB BERBASIS KEPASTIAN HUKUM. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
cover-dapus SOVI SANTRI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
similarity check SOVI SANTRI SUSANTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan penetapan Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat di NTB yang masih belum dilaksanakannya secara terprogram. Zona KHAS seharusnya dilaksanakan minimal setiap bulan di NTB yang bertujuan untuk mendukung implementasi undang-undang nomor 33 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal dan merupakan target pemerintah terhadap percepatan industri halal. Regulasi turunan dari undang-undang nomor 33 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal, dan terkait Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat sudah ada pada level provinsi, berupa peraturan daerah Nomor 13 Tahun 2021 tentang kawasan kuliner halal, aman dan sehat. Akan tetapi sosialisasi dan komitmen pelaku usaha belum sepenuhnya fokus untuk mengembangkan ekonomi syariah di NTB khususnya terkait Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat. Fokus penelitian ini adalah ingin menganalisis bagaimana konsep dan pengaturan penetapan Zona KHAS industri halal di NTB dan di Indonesia serta ingin menganalisis bagaimana implementasi industri halal di NTB berbasis kepastian hukum bagi pelaku usaha dan konsumen. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normative-empiris yaitu menggabungkan penelitian dari law in book dan lawin action terhadap keberlakuan hukum normatif. Sumber data penelitian ini berasal dari penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan undang-undang, konseptual dan penelitian lapangan (field research). Melalui obeservasi dan wawancara. Data yang diperolehkan dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriprif analitik. Hasil Penelitian ini adalah Pertama, Konsep dan Pengaturan Zona KHAS di NTB berlandaskan prinsip manajemen syariah meliputi Larangan riba atau bunga, Larangan spekulasi dan perjudian, Investasi yang halal, Keadilan, Transparansi, Akuntabilitas, Keseimbangan dan Kemaslahatan. Di NTB, Industri Halal khususnya terkait Kawasan industri sudah memiliki payung hukum, berupa peraturan Daerah Provinsi Nomor 13 Tahun 2021 tentang kawasan kuliner halal, aman dan sehat. Kedua, Implementasi industri halal di NTB berupa pembentukan program SEHATI yang dilaksanakan oleh pemda NTB yang bekerjasama dengan lembaga-lembaga terkait guna mendukung UKM melalui jalur sertifikasi halal halal dengan sistem self-declare. Bukan hanya itu, Pemda NTB bersama dengan Pemkot bekerjasama untuk menentukan kawasan-kawasan Zona KHAS di NTB, mengingat bahwa kawasan industri halal di NTB sudah memiliki payung hukum. Hal ini implementasi industri halal di NTB yang berbasis kepastian hukum sudah sangat baik dan konsepnya menjadi brand industrialisasi.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorNurjannah, Snidn0804098301
Thesis advisorYulias, Erwinnidn0808077701
Uncontrolled Keywords: Zona KHAS, Industri Halal, NTB
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Hukum
Divisions: Pascasarjana > Magister Hukum > Tesis
Depositing User: Muhammad Soadikin
Date Deposited: 11 Mar 2025 06:14
Last Modified: 11 Mar 2025 07:55
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/11496

Actions (login required)

View Item View Item