IHJAN, PARLENDO (2025) ANALISIS ARAHAN PENGATURAN INTENSITAS RUANG PASCA PELEBARAN KORIDOR JALAN RAYA TANJUNG DI PERKOTAAN TANJUNG. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
![]() |
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
![]() |
Text
SIMILARITY CHEK.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Koridor jalan Raya Tanjung terletak di Perkotaan Tanjung mengalami pelebaran jalan dengan lebar awalnya 4,5 meter menjadi 7,15 meter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intensitas ruang pasca pelebaran jalan menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan memakai analisis spasial deskriptif, merujuk pada Peraturan Bupati Lombok Utara Nomor 20 Tahun 2020 tentang Rencana Detail Tata Ruang Perkotaan Tanjung. Data diperoleh melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelebaran jalan di tiga segmen menyebabkan peningkatan nilai KDB dan jumlah bangunan tidak sesuai. Pada segmen 1, nilai KDB naik dari 28% - 94% menjadi 43% - 95% dengan bangunan tidak sesuai bertambah dari 24 menjadi 29. Segmen 2 terjadi kenaikan KDB dari 65% - 82% menjadi 65 - 93%, dengan seluruh bangunan tetap tidak sesuai. Segmen 3 terjadi peningkatan KDB dari 37% - 96% menjadi 37% - 97%, sementara bangunan tidak sesuai bertambah dari 40 menjadi 43. Pada segmen 1, nilai KLB meningkat tanpa adanya bangunan yang melanggar 32 bangunan tetap sesuai. Segmen 2 mengalami peningkatan KLB dengan 6 bangunan tetap sesuai tanpa pelanggaran. Segmen 3 tidak mengalami perubahan signifikan, dengan 46 bangunan sesuai dan 1 bangunan tidak sesuai sebelum dan sesudah pelebaran. Nilai KDH dan peningkatan jumlah bangunan tidak sesuai di tiga segmen. Pada segmen 1, bangunan tidak seuai naik dari 15 menjadi 26. Segmen 2 mengalami peningkatan bangunan tidak sesuai dari 4 menjadi 5. Segmen 3 mencatat kenaikan bangunan tidak sesuai dari 29 menjadi 38. Nilai KTB tetap sama di Segmen 1, 2, dan 3, dengan seluruh bangunan tetap sesuai tanpa adanya pelanggaran. Lebar jalan dari 4,5 meter satu jalur menjadi 7,15 meter per jalur. Segmen 1 kini mencapai 20 meter total pelebaran jalan, sementara segmen 2 dan 3 mencapai 24 meter, dihitung dari drainase, pedestrian, as jalan dan badan jalan. Nilai GSB Pada segmen 1, bangunan sesuai bertambah dari 7 menjadi 23. Segmen 2 mengalami peningkatan bangunan sesuai dari 1 menjadi 5. Segmen 3 mencatat kenaikan bangunan sesuai dari 4 menjadi 36, sementara bangunan tidak sesuai berkurang di setiap segmen.
Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
|||||||||
Subjects: | 700 Kesenian, Hiburan, dan Olahraga > 711 Perencanaan Wilayah Perkotaan dan Pertamanan 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 629 Lain-lain Cabang Teknik |
|||||||||
Divisions: | Fakultas Teknik > Perencanaan Wilayah Dan Kota > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
Depositing User: | Ihjan Parlendo | |||||||||
Date Deposited: | 05 Mar 2025 03:47 | |||||||||
Last Modified: | 05 Mar 2025 03:47 | |||||||||
URI: | http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/11435 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |