KAJIAN PENINGKATAN KINERJA OPERASIONAL PELABUHAN PENYEBERANGAN KAYANGAN PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

ULUL, ALBAB M KHAIRI (2022) KAJIAN PENINGKATAN KINERJA OPERASIONAL PELABUHAN PENYEBERANGAN KAYANGAN PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-BAB III (5).pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
BAB V-Lampiran.pdf

Download (208kB)
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Angkutan penyeberangan merupakan salah satu moda transportasi yang menjadi penghubung bagi wilayah yang tidak bisa dijangkau oleh jalur darat, karena terputus oleh adanya perairan dan belum adanya jalur darat yang memadai untuk dilalui, sehingga angkutan penyeberangan memiliki satu peranan yang sangat penting sebagai penunjang perpindahan penumpang dan barang. Oleh karena itu keberadaan angkutan penyeberangan harus dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta layanan yang memadai agar pengguna jasa dapat terlayani dengan baik. Meningkatnya kualitas pelayanan pada transportasi publik diharapkan dapat menarik minat masyarakat beralih menggunakan transportasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya-upaya apa saja perlu dilakukan dalam rangka peningkatan kinerja operasional Pelabuhan Penyeberangan Kayangan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Kajian yang dilakukan adalah dengan mengevaluasi jumlah armada yang beroperasi, mengevaluasi jadwal operasi kapal, melakukan standarisasi pelayanan minimal di pelabuhan dan melakukan penerapan sistem zonasi di kawasan pelabuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang perlu dilakukan dalam rangka peningkatan kinerja operasional pelabuhan penyeberangan kayangan adalah dengan mengevaluasi jumlah armada yang beroperasi yang pada kondisi existing beroperasi 27 kapal dikurangi menjadi 24 kapal, mengevaluasi jadwal operasi kapal yang pada kondisi existing waktu pelayaran adalah 150 menit disesuaikan menjadi 120 menit dengan mengurangi jumlah kapal yang beroperasi setiap hari, melakukan standarisasi pelayanan minimal di pelabuhan sesuai dengan aspek kenyamanan, keselamatan, kemanan, kemudahan/keterjangkauan, kesetaraan dan keteraturan dengan menyediakan fasilitas penimbangan kendaraan, fasilitas ruang ibu menyusui, toilet yang bersih dan tidak berbau, alat pemadam api ringan, informasi jadwal dan waktu keberangkatan dan kedatangan kapal dan jalur pemisah antara penumpang dan kendaraan serta melakukan penerapan sistem zonasi di kawasan pelabuhan yang meliputi: (1) Zona A, untuk orang; (2) Zona B, untuk kendaraan; (3) Zona C, untuk fasilitas vital; (4) Zona D, untuk daerah khusus terbatas; dan (5) Zona E, untuk kantong parkir di luar Pelabuhan Penyeberangan bagi Kendaraan yang akan menyeberang

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorTITIK, WAHYUNINGSIHnidn0819097401
Thesis advisorM., ISLAMY RUSYDAnidn0824017501
Uncontrolled Keywords: Pelabuhan Penyeberangan, Kapal, Pelayanan, Jadwal, Zonasi
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Ulul Albab M. Khairi
Date Deposited: 29 Mar 2023 06:12
Last Modified: 29 Mar 2023 06:12
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/6883

Actions (login required)

View Item View Item