KAJIAN PEMISAH PASIR BESI DENGAN MENGGUNAKAN ALAT MAGNETICSEPARATOR PADA PT. JAGAD MAHESA KARYA

DICKY, HARISMAN (2021) KAJIAN PEMISAH PASIR BESI DENGAN MENGGUNAKAN ALAT MAGNETICSEPARATOR PADA PT. JAGAD MAHESA KARYA. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text (COVER-BAB III)
COVER-BAB III.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
BAB_IV[1].pdf
Restricted to Registered users only

Download (851kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V-LAMPIRAN)
BAB_V[1].pdf

Download (776kB)

Abstract

PT Jagad Mahesa Karya didirakan di Desa Pay Kecamatan Wera Kabupaten bima sebagai pusat penambangan dan pengolahan pasir besi dengan luas area basecamp PT Jagad Mahesa Karya kurang lebih 3,772 Ha dan pada tahun 2014 basecamp PT Jagad Mahesa Karya dipindahkan ke dessa Oi Tui dengan luas basecamp 3,772 Ha. PT Jagad Mahesa Karya mulai beroperasi pada tahun 2016 dengan ijin diberikan oleh pemerintas desa dan pemerintah daerah.dapat diambil kesimpulan bahwa. PT. Jagad Mahesa Karya menggunakan sistem tambang terbuka dengan metode yang digunakan adalah quarry.Pembongkaran (Loosening), Pengangkutan (Loading), Pengakutan (Hauling). Pasir besi merupakan sumber besi yang dalam pemanfaatannya masih belum optimal,Pasir besi mengandung mineral utama magnetit (besi oksida) berasosiasi dengan titanomagnetit dengan sedikit magnetit dan hematit yang disertai dengan mineral pengotor seperti kuarsa, piroksen, biotit, rutil, dan lain-lain. Pengotor lainnya yang biasa terdapat dalam pasir besi yaitu fosfor dan sulfur.Pasir besi yang mengandung mineral utama magnetit dicirikan oleh butiran mineral magnetit yang selalu berikatan dengan butiran mineral magnetit lainnya sehingga membentuk ikatan rantai.Butiran mineralnya bersistem Kristal isometrik. Kerja alat magnetic separator dengan Cara pemisahan konsentrat dari mineral-mineral bijih berdasarkan sifat kemagnetan mineral tersebut.Pemisahan menggunakan magnetic separator bergantung pada besarnya daya magnet dari bahan yang Akan dipisahkan.Efisiensi dari pemisahan menggunakan magnet dapat dilihat dengan adanya recovery dan tingkat magnetik konsentrat.Ketika mineral ditempatkan dalam Medan magnet ada reaksi yang terjadi yaitu tarik dengan Medan magnet, menjauhi Medan magnet dan tidak ada reaksi nyata pada Medan magnet.Mineral yang tertarik di Medan magnet terebut memiliki klasifikasi mineral kuat seperti besi dan magnetit sedangkan mineral magnetic lemah seperti rutil, ilmenite, dan kroomit.Mineral kuat dapat dengan mudah dipisahkan dengan pemisah yang memiliki Medan magnet intensitas rendah. Mineral paramagnetic (lemah magnetic) memerlukan magnet yang lebih tinggi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorALPIANA, ALPIANAnidn0830128401
Thesis advisorDIAH, RAHMAWATInidn0805097701
Uncontrolled Keywords: Pemisah, Pasir Besi, Magnetic Separator,
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 622 Teknik Tambang dan Teknik Pertambangan
Divisions: Fakultas Teknik > Perencanaan Wilayah Dan Kota > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: DICKY HARISMAN
Date Deposited: 19 Mar 2021 04:10
Last Modified: 26 Jul 2021 02:34
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/2147

Actions (login required)

View Item View Item