TINJAUAN YURIDIS TANGGUNG JAWAB DOKTER TERHADAP PASIEN DALAM MENGAMBIL TINDAKAN DILUAR PERJANJIAN TERAPEUTIK

M., TOMI APRIANTO (2026) TINJAUAN YURIDIS TANGGUNG JAWAB DOKTER TERHADAP PASIEN DALAM MENGAMBIL TINDAKAN DILUAR PERJANJIAN TERAPEUTIK. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
cover- dapus M TOMI APRIANTO VOL 9.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
similarity check M Tomi Aprianto 3a.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Hubungan hukum antara dokter dan pasien lahir dari adanya perjanjian terapeutik yang didasarkan pada persetujuan tindakan medis (informed consent). Perjanjian ini memberikan kewenangan kepada dokter untuk melakukan tindakan medis sesuai dengan kesepakatan dan standar profesi. Namun dalam praktiknya, tidak jarang dokter melakukan tindakan medis di luar perjanjian terapeutik yang telah disepakati tanpa adanya persetujuan pasien, terutama dalam kondisi yang tidak termasuk kegawatdaruratan. Tindakan tersebut berpotensi melanggar hak pasien serta menimbulkan konsekuensi hukum bagi dokter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab hukum dokter terhadap pasien dalam hal pengambilan tindakan medis di luar perjanjian terapeutik serta upaya hukum yang dapat ditempuh oleh pasien akibat tindakan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan medis yang dilakukan di luar perjanjian terapeutik tanpa persetujuan pasien dapat dikategorikan sebagai wanprestasi atau perbuatan melawan hukum, kecuali dilakukan dalam keadaan darurat untuk menyelamatkan nyawa pasien. Pasien yang dirugikan dapat menempuh upaya hukum melalui pengaduan etik, gugatan perdata, maupun mekanisme penyelesaian sengketa lainnya. Dengan demikian, perjanjian terapeutik dan informed consent memiliki peran penting sebagai bentuk perlindungan hukum bagi dokter dan pasien dalam pelayanan kesehatan

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorEdi, Yantonidn080905858503
Thesis advisorM., Taufik Raehmannidn0825078701
Uncontrolled Keywords: Perjanjian terapeutik, tanggung jawab dokter, Undang Undang No 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: M. Tomi Aprianto
Date Deposited: 03 Mar 2026 02:58
Last Modified: 03 Mar 2026 02:58
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14580

Actions (login required)

View Item View Item