ISRAWAN, ISRAWAN (2026) ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN SERAT EXPANDED POLYSTRENE TERHADAP PARAMETER GESER TANAH PASIR BERLEMPUNG PADA KONDISI DRY SIDE OPTIMUM, OPTIMUM, WET SIDE OPTIMUM (Studi Kasus : Dusun Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Tanah merupakan elemen penting dalam bidang Teknik Sipil sebagai material konstruksi dan media penahan beban. Tanah berpasir memiliki porositas tinggi akibat ukuran butirannya yang besar dan ikatan antar butir yang lemah, sehingga kekuatan gesernya rendah dan berpotensi menimbulkan permasalahan konstruksi. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penambahan Expanded Polystrene terhadap peningkatan kuat geser tanah pasir berlempung pada kondisi kadar air dry side optimum, optimum dan wet side of optimum. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental melalui serangkaian pengujian laboratorium, yaitu pengujian pemadatan metode Standard Proctor dan pengujian kuat geser tanah, untuk mengetahui pengaruh variasi kadar serat Expanded Polystyrene (EPS) terhadap nilai kohesi (c) dan sudut geser dalam (φ). Tahap awal dilakukan pengujian pemadatan metode Standard Proctor untuk memperoleh kadar air optimum (optimum moisture content/OMC) dan berat volume kering maksimum (γd maks) sebagai acuan pembuatan benda uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah dari Dusun Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah memiliki kadar air tanah asli 31,55%, berat volume 1,23 gr/cm³, berat jenis (Gs) 2,20 gr/cm³, lolos saringan No.200 sebesar 48,26% batas cair (LL) 31,54%, plasticity index (PI) 9,70%, batas plastis (PL) 21,84%, dengan hasil pengujian mekanik berupa MDD 1,314 gr/cm³, OMC 18,03%, kohesi 0,160 kg/cm², sudut geser dalam 14,255°, serta termasuk kelompok SC (pasir berlempung) berdasarkan USCS. Hasil uji direct shear test menunjukkan bahwa penambahan serat (EPS) meningkatkan nilai kohesi pada kadar air optimum dari (tanah asli) 270,6% (0% EPS), 30,52% (0,25% EPS), 20,80% (0,5% EPS), kemudian menurun 10,91% (0,75% EPS), dengan peningkatan total 484,38%, pada dry side of optimum dari (tanah asli) 123,75% (0% EPS), 60,89% (0,25% EPS), 42,19% (0,5% EPS), kemudian menurun 8,79% (0,75% EPS), dengan peningkatan total 411,87%, dan pada wet side of optimum dari (tanah asli) 81,25% (0% EPS), 52,41% (0,25% EPS), 68,55% (0,5% EPS), kemudian menurun 22,28% (0,75% EPS), dengan peningkatan total 365,62%, sedangkan sudut geser dalam juga meningkat pada kondisi optimum sebesar 60,19% (0% EPS), 26,46% (0,25% EPS), 14,85% (0,5% LBB), dan menurun 9,11% (0,75% EPS), dengan peningkatan total 132,66%, pada dry side of optimum sebesar 45,14%, 30,26%, 11,92%, dan menurun 13,98%, dengan peningkatan total 111,60%, serta pada wet side of optimum sebesar 29,62%, 31,19%, 14,90%, dan menurun 18,78%, dengan peningkatan total 95,40%, sehingga variasi serat (0,5% EPS) merupakan yang paling optimal pada kondisi dry side of optimum, optimum, dan wet side of optimum
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pasir Berlempung, wet side of optimum, dry side of optimum, dan optimum, serat expanded polystrene, direct shear test | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
| Depositing User: | Israwan Israwan | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 08:49 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Feb 2026 08:49 | |||||||||
| URI: | http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14390 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
