PENGARUH PENAMBAHAN EXPANDED POLYSTYRENE TERHADAP KUAT GESER TANAH PASIR BERLEMPUNG (Studi Kasus: Dusun Rangkap 1, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah)

Tanti, Irwanti (2026) PENGARUH PENAMBAHAN EXPANDED POLYSTYRENE TERHADAP KUAT GESER TANAH PASIR BERLEMPUNG (Studi Kasus: Dusun Rangkap 1, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA-1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB) | Request a copy
[img] Text
Smilarity Check-1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Dusun Rangkap 1, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah merupakan salah wilayah yang memiliki jenis tanah pasir berlempung. Tanah ini memiliki daya dukung yang rendah sehingga memerlukan upaya perbaikan tanah melalui stabilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sifat fisik dan mekanik tanah sebelum dan setelah distabilisasi menggunakan Expanded Polystyrene (EPS). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Muhammadiyah Mataram. Pengujian diawali dengan uji sifat fisik berupa uji kadar air, uji berat isi, uji berat jenis, analisis saringan dan hidrometer, serta uji batas Atterberg. Selajutnya dilakukan uji sifat mekanik berupa uji pemadatan dan uji kuat geser tanah. Pengujian dilakukan pada tanah asli dan tanah yang telah dicampur EPS dengan variasi 0%, 0,25%, 0,5%, dan 0,75%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tanah asli memiliki kadar air sebesar 18,93%, berat isi tanah sebesar 1,74 gr/cm³, dan berat jenis sebesar 2,24, dan diklasifikasikan sebagai SC (Clayey Sand) menurut USCS. Hasil pemadatan tanah asli diperoleh berat isi kering maksimum (ydmaks) sebesar 1,342 gr/cm³ dengan kadar air optimum (wopt) sebesar 27,5%. Setelah penambahan EPS, berat isi kering maksimum meningkat menjadi 1,37 gr/cm³ dengan kadar air optimum 17,8% pada variasi 0,25%, kemudian meningkat lagi menjadi 1,43 gr/cm³ dengan kadar air optimum sebesar 19,4% pada variasi 0,5%, dan sedikit menurun menjadi 1,427 gr/cm³ dengan kadar air optimum 19,5% pada variasi 0,75%. Nilai kuat geser tanah asli memiliki nilai kohesi sebesar 0,167 kg/cm² dengan sudut geser sebesar 27,931. Setelah penambahan EPS sebesar 0,25%, nilai kohesi meningkat menjadi 0,237 kg/cm² dengan sudut geser sebesar 30,156. Pada variasi 0,5% EPS, nilai kohesi mencapai 0,500 kg/cm² dan sudut geser sebesar 35,163. Pada variasi 0,75% EPS, nilai kohesi mengalami penurunan menjadi 0,400 kg/cm² dengan sudut geser sebesar 31,987. Berdasarkan hasil tersebut, variasi paling efektif dalam meningkatkan nilai kuat geser tanah adalah pada penambahan 0,5% EPS.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorHeni, Pujiastutinidn0828087201
Thesis advisorNurul, Hidayatinidn0815049401
Uncontrolled Keywords: Stabilisasi, Tanah pasir berlempung, EPS, Pemadatan, Kuat Geser.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil
Depositing User: Unnamed user with email tantiirwanti215@gmail.com
Date Deposited: 06 Feb 2026 07:32
Last Modified: 06 Feb 2026 07:32
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14130

Actions (login required)

View Item View Item