PERENCANAAN ULANG STRUKTUR GEDUNG POLITEKNIK PARIWISATA LOMBOK MENGGUNAKAN PELAT LANTAI SISTEM WAFFLE

ALDI, FERNIAWAN (2026) PERENCANAAN ULANG STRUKTUR GEDUNG POLITEKNIK PARIWISATA LOMBOK MENGGUNAKAN PELAT LANTAI SISTEM WAFFLE. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Perencanaan struktur gedung yang efisien merupakan aspek penting dalam upaya meningkatkan efektivitas dan keamanan bangunan bertingkat. Pada umumnya, pelat lantai konvensional masih banyak digunakan karena kemudahan pelaksanaannya di lapangan. Namun, sistem ini memiliki kelemahan berupa volume beton yang besar dan berat struktur yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan ulang struktur Gedung Kuliah, Laboratorium, dan Hospital Kampus Politeknik Pariwisata Lombok dengan mengganti sistem pelat lantai konvensional menjadi sistem waffle slab with band beam agar diperoleh struktur yang lebih efisien secara material dan kekakuan. Gedung ini memiliki lebar 55,7 m, dengan panjang 70 m dan tinggi 27,05 m. Mutu bahan yang digunakan yaitu beton f’c 25 MPa, mutu baja tulangan ulir fy 420 MPa, dan mutu baja tulangan polos fy 240 Mpa. Metode yang digunakan meliputi pemodelan dan analisis struktur menggunakan perangkat lunak ETABS 2022, dengan acuan peraturan SNI 2847:2019 untuk beton bertulang, SNI 1727:2020 untuk pembebanan, serta SNI 1726:2019 untuk analisis gempa. Data perencanaan menggunakan as built drawing struktur. Perencanaan difokuskan pada struktur atas yang meliputi kolom, balok, dan pelat. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan sistem waffle slab with band beam mampu mengurangi volume beton sebesar 8,9 % dibandingkan sistem pelat konvensional, sedangkan untuk volume baja tulangan menggunakan waffle slab lebih efisien 20,8% dibandingkan dengan baja tulangan eksisting.Tebal pelat waffle yang digunakan adalah 60 mm, dengan penulangan ∅10-180 mm. Balok rusuk berukuran 150 × 350 mm dengan tulangan pokok D16 mm dan tulangan sengkang ∅8 mm. Dimensi band beam berukuran 900 × 350 mm dengan tulangan pokok D22 mm dan tulangan sengkang ∅8 mm. Kolom yang digunakan pada perencanaan ini adalah 500 × 650 mm, dengan tulangan pokok D22 mm, dan tulangan sengkang ∅10 mm. Penggunaan sistem ini juga meningkatkan kekakuan struktur dan efisiensi volume material. Penerapan sistem waffle slab with band beam pada struktur Gedung Kuliah, Laboratorium, dan Hospital Kampus Politeknik Pariwisata Lombok terbukti lebih efisien dalam penggunaan material, mengurangi beban struktur, serta memberikan stabilitas dan kekakuan yang lebih baik dibandingkan sistem konvensional.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorNurul, Hidayatinidn0815049401
Thesis advisorAhmad, Zarkasinidn0819068903
Uncontrolled Keywords: Waffle slab, band beam, struktur beton bertulang, ETABS, efisiensi material.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Aldi Ferniawan
Date Deposited: 04 Feb 2026 06:57
Last Modified: 04 Feb 2026 06:57
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14028

Actions (login required)

View Item View Item