VEBRI, REVIANTY (2026) PENYELESAIAN SENGKETA PEMELIHARAAN HEWAN TERNAK DI DESA LABUHAN KERTASARI KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA_VEBRI REVIANTY_NIM 2022F1A192_HUKUM.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Studi ini meneliti penyelesaian sengketa ternak di Desa Labuhan Kertasari, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, yang seringkali timbul dari praktik ternak lepas dan lemahnya pengawasan pemilik. Studi ini berfokus pada dua isu utama: regulasi hukum ternak, berdasarkan Peraturan Desa Labuhan Kertasari Nomor 7 Tahun 2022, dan mekanisme penyelesaian sengketa yang telah berkembang di tingkat desa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan hukum normatif-empiris, yang menggabungkan tinjauan legislatif dan pengumpulan data lapangan melalui observasi dan wawancara untuk menangkap hubungan antara hukum tertulis dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peraturan Desa Nomor 7 Tahun 2022 secara normatif mengadopsi prinsip tanggung jawab absolut sebagaimana diatur dalam Pasal 1368 KUHP dan sejalan dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Namun, dalam pelaksanaannya, masih terdapat kesenjangan antara norma dan realitas. Penerapan denda masih belum konsisten, beberapa pemilik ternak menunjukkan perlawanan, dan mekanisme kompensasi seringkali bergantung pada kesepakatan informal yang tidak selalu mencerminkan rasa keadilan. Mekanisme penyelesaian sengketa saat ini bersifat hibrida, memprioritaskan hukum adat melalui musyawarah hierarkis, dimulai dari RW atau RT dan Kepala Dusun yang pada akhirnya melibatkan pemerintah desa dan gugus tugas pengendalian ternak. Mediasi keluarga lebih umum daripada sanksi formal, yang menggarisbawahi pengaruh kuat norma sosial dan kearifan lokal dalam meredakan konflik. Studi ini menyimpulkan bahwa efektivitas peraturan desa sebagian besar ditentukan oleh penegakan yang konsisten, penguatan kelembagaan, dan penjangkauan partisipatif untuk memastikan bahwa kepastian hukum formal selaras dengan keadilan sosial di tingkat masyarakat.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Penyelesaian Sengketa, Ternak, Peraturan Desa, Desa Labuhan Kertasari. | |||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 347 Hukum acara perdata dan pengadilan 300 Ilmu Sosial > 346 Hukum Privat, Hukum Perdata |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Hukum > Hukum > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
| Depositing User: | Vebri Revianty | |||||||||
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 03:19 | |||||||||
| Last Modified: | 28 Jan 2026 03:19 | |||||||||
| URI: | http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/13881 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
