ANALISIS NILAI BUDAYA GOTONG ROYONG PADA CERITA RAKYAT KISAH SI PEGO TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS 3 SDN BONTOKAPE

KHUSNUL, KHATIMAH (2026) ANALISIS NILAI BUDAYA GOTONG ROYONG PADA CERITA RAKYAT KISAH SI PEGO TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS 3 SDN BONTOKAPE. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dimulai karena nilai-nilai gotong royong di kalangan siswa mulai berkurang, terutama akibat pengaruh individualisme dan perkembangan digital. Selain itu, penggunaan cerita rakyat dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sekarang masih terbatas hanya pada pemahaman teks saja. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan nilai budaya gotong royong yang terkandung dalam cerita rakyat Si Pego, menganalisis pemahaman siswa kelas 3 SDN Bontokape terhadap nilai tersebut; dan menemukan bagaimana penerapan cerita rakyat Si Pego dalam pembelajaran bisa membantu membentuk karakter siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan cara mengobservasi, melakukan wawancara mendalam, dan mencatat dokumen di SDN Bontokape. Analisis data dilakukan dalam tiga tahap, yaitu mengurangi data, menyajikan data, serta membuat kesimpulan dan memverifikasi temuan, dengan menggunakan triangulasi untuk menjamin hasil yang valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Si Pego secara nyata menampilkan nilai gotong royong melalui adegan-adegan di mana tokoh saling bantu-membantu untuk mengatasi masalah bersama. Secara kognitif, siswa mampu memahami dan menginternalisasi pesan moral dalam cerita ini, yaitu bahwa dengan bekerja sama, pekerjaan yang berat bisa menjadi lebih ringan. Secara perilaku, penggunaan cerita Si Pego dalam pembelajaran berhasil meningkatkan sikap sosial siswa, terlihat dari peningkatan partisipasi mereka dalam tugas piket kelas, diskusi kelompok, dan sikap empati terhadap teman sebaya di lingkungan sekolah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan sastra lokal dalam kurikulum sekolah dasar sangat penting sebagai alat untuk memperkuat pendidikan karakter yang berlandaskan kearifan lokal.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorNURMIWATI, NURMIWATInidn0817098601
Thesis advisorSYAFRUDDIN, MUHDARnidn0813078701
Uncontrolled Keywords: Nilai Budaya, Gotong Royong, Cerita Rakyat Si Pego, Pendidikan Karakter, Bahasa Indonesia.
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 372 Pendidikan Dasar
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Khusnul Khatimah
Date Deposited: 30 Jan 2026 02:20
Last Modified: 30 Jan 2026 02:20
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/13839

Actions (login required)

View Item View Item