KEBERADAAN LOCAL STRONGMAN DALAM PENANGANAN KONFLIK SOSIAL DI KECAMATAN WERA KABUPATEN BIMA (STUDI KASUS KONFLIK KERUSUHAN DI DESA SANGIANG)

M., HAIKAL AMIRULHAK (2025) KEBERADAAN LOCAL STRONGMAN DALAM PENANGANAN KONFLIK SOSIAL DI KECAMATAN WERA KABUPATEN BIMA (STUDI KASUS KONFLIK KERUSUHAN DI DESA SANGIANG). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHEK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran local strongman dalam penanganan konflik sosial di Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, dengan fokus pada konflik kerusuhan yang dipicu oleh tindakan amoral dalam praktik pengobatan spiritual tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan informan terdiri dari kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala dusun, masyarakat serta keluarga pelaku dan korban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan local strongman memiliki kontribusi signifikan dalam meredam eskalasi konflik dan memulihkan hubungan sosial masyarakat. Mengacu pada teori resolusi konflik Mindes (2006), local strongman menjalankan peran strategis melalui tiga pendekatan utama: Negosiasi, Kompromi, dan Keadilan. Dalam negosiasi, local strongman memfasilitasi dialog terbuka dan membangun komunikasi personal yang efektif antar pihak. Melalui kompromi, local strongman mendorong pengurangan tuntutan, mengubah pendirian yang statik, serta membangun hubungan saling percaya dan menghormati. Dalam pendekatan keadilan, local strongman menerapkan prinsip keadilan restoratif berbasis nilai lokal, termasuk pemberian sanksi sosial yang proporsional dan penyelesaian berbasis musyawarah. Solusi yang ditawarkan lebih mengutamakan mekanisme lokal dan nilai kekerabatan, seperti musyawarah mufakat, pemanfaatan jaringan kekerabatan, dan pembatasan sosial bagi pelaku, dibandingkan penggunaan jalur hukum formal. Penelitian ini juga menemukan bahwa legitimasi sosial local strongman berasal dari kedekatan dengan warga, reputasi moral, dan kemampuannya memediasi konflik berbasis budaya lokal.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorROSSI, MAUNOFA WIDAYATnidn0825118501
Thesis advisorHIDAYATULLAH, HIDAYATULLAHnidn0809038902
Uncontrolled Keywords: Resolusi Konflik, Local Strongman, Kerusuhan, Hubungan Sosial Masyarakat.
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 352 Pemerintah Lokal
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: M. Haikal Amirulhak
Date Deposited: 29 Aug 2025 02:25
Last Modified: 29 Aug 2025 02:25
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/12160

Actions (login required)

View Item View Item