KEBIJAKAN HUKUM PIDANA DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA

TUFAL, RIJKI (2025) KEBIJAKAN HUKUM PIDANA DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (925kB) | Request a copy

Abstract

Peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta psikotropika menjadi ancaman serius bagi masyarakat dan negara. Kebijakan hukum pidana dalam penanggulangan tindak pidana narkotika dan psikotropika di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta berbagai kebijakan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan hukum pidana dalam penanggulangan tindak pidana narkotika dan psikotropika. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statue aproach). Jenis dan sumber bahan hukum menggunakan hukum primer, sekunder dan hukum tersier. Analisis bahan hukum menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Kebijakan hukum pidana dalam penanggulangan tindak pidana narkotika dan psikotropika di Indonesia memainkan peran penting untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Pendekatan hukum pidana mencakup aspek normatif dan penal, di mana peraturan perundang-undangan memberikan landasan hukum yang jelas dan sanksi tegas untuk menimbulkan efek jera. Selain itu, kebijakan ini juga melibatkan pendekatan humanis melalui program rehabilitasi bagi pecandu narkotika. 2). Revisi terhadap Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika merupakan langkah krusial untuk menghadapi tantangan kejahatan narkotika yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi, munculnya narkotika jenis baru, dan peredaran lintas negara membutuhkan regulasi yang lebih adaptif dan komprehensif. Pendekatan berbasis kesehatan perlu menggantikan paradigma penghukuman semata, dengan menempatkan rehabilitasi pengguna sebagai prioritas utama. Selain itu, penguatan sanksi terhadap pengedar besar, kolaborasi internasional, dan pemanfaatan teknologi modern harus menjadi fokus utama dalam upaya pemberantasan narkotika.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorFAHRUROZI, FAHRUROZInidn0817079001
Thesis advisorBAHRI, YAMINnidn0801079008
Uncontrolled Keywords: Kebijakan Hukum Pidana, Tindak Pidana Narkotika, Psikotropika, Penanggulangan, Rehabilitasi
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 345 Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Taufal Rijki
Date Deposited: 26 Aug 2025 05:36
Last Modified: 26 Aug 2025 05:36
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/11990

Actions (login required)

View Item View Item